Kerabat
Muda, Purbalingga terhitung 26 Agustus kemarin menjadi tempat dihelatnya
Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren XI Provinsi Jawa Tengah. Musabaqah
Hifdzil Qur’an (MHQ) adalah salah satu kegiatan yang sangat menunjang dalam
peningkatan kualitas pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Dan semalam telah
dilangsungkan Pembukaan MHQ XI di Alun-alun Purbalingga.
Pembukaan
lomba menghafal Al Qur’an bagi kalangan pondok pesantren di Jawa Tengah ini,
ditandai pemukulan bedug oleh Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko bergantian dengan
Ketua Lembaga Penyelenggara Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah Nur Ahmad,
Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, Wabup Tasdi dan Ketua Panitia
MHQ Imam Subijakto.
Gubernur
Ganjar Pranowo melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wagub Heru Sudjatmoko
menilai, penyelenggaraan MHQ sangat pas dengan situasi masa sekarang dimana
terdapat era transisi pemerintahan. Sementara Bupati Purbalingga Sukento Rido
Marhaendrianto mengatakan MHQ yang diselenggarakan selama tiga hari (26-28/8),
merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukuwah
islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap isi kandungan Al Qur’an
utamanya di kalangan pondok pesantren.
Sementara
itu saat menyambut dalam opening ceremony MHQ, menurut Ketua LPTQ Jawa Tengah,
Nur Ahmad, pelaksanaan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) ini adalah yang termegah
dibanding pelaksanaan MHQ sebelumnya.“Saya tidak tahu anggaranya berapa. Tapi
yang pasti penyelenggaraanya luar biasa. Ini MHQ paling meriah dari 10 MHQ yang
pernah ada,” ujar Nur Ahmad sembari menawarkan kabupaten/kota lainnya untuk
menjadi tuan rumah MHQ berikutnya. Nur Ahmad juga memastikan, penyelenggaraan
MHQ di Jawa Tengah yang sudah ada sejak 2002,merupakan satu-satunya di
Indonesia. Tidak ada provinsi lain yang menyelenggarakan kegiatan serupa.
Bahkan, kegiatan semacam MTQ pelajar, MTQ mahasiswa dan MHQ pesantren telah menjadi
ciri khas provinsi Jawa Tengah.Musabaqoh dilaksanakan di tiga majelis yakni
majelis 1 di aula Uswatun Khasanah Kantor Kementerian Agama, majelis 2 Pendapa
Cahyana, dan majelis 3 Pendapa Dipokusumo.
Sebelumnya,
ba'da Ashar juga telah digelar pawai ta'aruf peserta MHQ yang dimeriahkan
berbagai potensi kesenian di Purbalingga di sepanjang jalur 'kota'
Purbalingga.Selain itu panitia lokal juga menggelar Bazar produk UMKM
Purbalingga di ALun-alun selama berlangsungnya MHQ. Sedangkan agenda hari ini
adalah lomba qasidah yang akan diikuti oleh 18 peserta kecamatan di kabupaten
Purbalingga.
MHQ akan
kembali ditutup oleh Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko pada Kamis (28/8)
sekitar jam 09.00 pagi dan rencananya akan kembali disiarkan langsung melalui
96,3 LPPL Ardi Lawet FM.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar