Senin, 01 September 2014

Movie Day ACFFest 2014 di Purbalingga

Rilis CLC Purbalingga

Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2014 yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan United States Agency International Development (USAID) dan Management Systems International (MSI) akan menggelar program Movie Day di 10 kota di Indonesia. Salah satu kota yang disambangi adalah Purbalingga.

Movie Day ACFFest di Purbalingga akan digelar pada Sabtu, 6 September 2014 di Hotel Kencana Jl. Pujowiyoto No. 1 Purbalingga mulai jam 08.00 hingga 16.00. Kegiatan yang menggandeng partner lokal Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga ini terbuka untuk umum dan gratis.

Direktur CLC Bowo Leksono mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan baik, khususnya bagi anak-anak muda dan warga Purbalingga serta Banyumas Raya, mengetahui lebih dalam seluk-beluk tindak pidana korupsi. "Harapannya, banyak anak-anak muda yang terlibat dalam kegiatan ini," ungkapnya.

ACFFest sendiri merupakan ajang apresiasi terhadap bakat-bakat muda kreatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran, dukungan dan partisipasi masyarakat Indonesia terhadap upaya pemberantasan korupsi, serta menanamkan perilaku anti-korupsi sebagai bagian dari gerakan, kampanye dan pendidikan anti-korupsi melalui media film.

Beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan ACFFest yaitu Festival Film, Kompetisi Film dan Movie Day. Untuk kompetisi film dibuka kategori film fiksi pendek pelajar dan umum, film dokumenter pendek pelajar dan umum, film animasi pendek umum, dan video citizen journalism untuk umum.

Menurut Manajer ACFFest Ridla An-nuur, setiap karya yang dikirimkan pada Kompetisi ACFFest 2014 mengandung nilai-nilai tentang Kejujuran, Kepedulian, Keadilan, Kemandirian, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Kesederhanaan, Keberanian dan memiliki muatan pesan anti-korupsi yang kuat. "Sementara festival film akan digelar pada 9-12 Desember 2014 di Yogyakarta," ujarnya.

Pada gelaran Movie Day di festival yang memasuki tahun ke dua ini, selain di Purbalingga, juga sudah mulai digelar sejak 27 Agustus 2014 di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali, Mataram, Makassar, Manado, dan Palembang.

Dalam kesempatan itu, akan diisi program talkshow membahas isu korupsi bersama Pimpinan KPK, pemutaran film-film pendek bertema antikorupsi disertai diskusi, workshop pembuatan video citizen journalism, dan pameran anti-korupsi. "Sudah dijadwalkan, Ketua KPK Abraham Samad akan menjadi narasumber talkshow di Purbalingga. Semoga tidak ada kendala sehingga bisa bersemuka dengan warga Purbalingga dan sekitarnya," kata Ridla.

Kamis, 28 Agustus 2014

Di Purbalingga kok ada MOVIE DAY ACFFEST. Emang apa sih ?


Kerabat Muda, mungkin ada diantara kamu yang sudah beberapa hari ini denger promo MOVIE DAY di radio. Apaan sih sebenarnya ? Buat kamu yang udah ngerti, two tumbs up deh. Artinya kamu keren. Tapi buat yang belum ngerti, mending kamu cek di http://acffest.org/acffest-2014/ aja dulu. Nantinya kamu bakal lebih paham apa itu ACFFEST 2014.

Atau kita copyin deh infonya. Nih, disimak ya,..

Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2014, sebuah ajang apreasiasi terhadap bakat-bakat muda kreatif dengan semangat beraksi nyata yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), USAID dan MSI.

Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) 2014, sebuah festival film yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, dukungan dan partisipasi masyarakat Indonesia terhadap upaya pemberantasan korupsi, serta menanamkan perilaku anti-korupsi sebagai bagian dari gerakan, kampanye dan pendidikan anti-korupsi melalui media film.

ACFFest 2014 hadir dengan tema “Face Fact, Act Today”. Tema ini diharapkan dapat menjadi jargon baru bagi anak muda agar berani menghadapi berbagai fakta dan beraksi menghadapinya dengan bertanggung jawab, tanpa mengesampingkan sisi kreatif.

Pada tahun kedua pelaksanaannya, ACFFest 2014 membuka kesempatan seluas-luasnya kepada Sineas Perfilman, Masyarakat, Pelajar, serta Komunitas Kreatif di seluruh Indonesia untuk mengirimkan karya audio-visual berupa Film Fiksi Pendek, Film Dokumenter Pendek, Film Animasi Pendek, serta Video Citizen Journalism mengenai kejujuran, integritas, transparansi maupun perlawanan terhadap korupsi yang diproduksi mulai dari tanggal 1 Januari 2013 hingga 31 Oktober 2014.

Setiap kategori yang diikutkan dalam kompetisi akan diseleksi oleh tim juri independen yang terdiri dari sutradara, tokoh dan pakar film dalam bidangnya masing-masing serta para pegiat anti-korupsi. Sebagai bagian dari program ACFFest, akan diadakan roadshow dan workshop Video Citizen Journalism di Jakarta, Bandung, Palembang, Purbalingga, Yogyakarta, Malang, Makassar, Manado, Mataram, dan Bali, serta pemutaran film, forum diskusi dan malam penganugerahan pada Bulan Desember 2014 di Yogyakarta dalam rangkaian peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional (HAKI).

Well, itu khan ACFFEST-nya, kalau Movie Day-nya apa ? Pasti ada aja kan yang nanya begitu ? Nah, MOVIE DAY merupakan salah satu rangkaian promo ACFFEST di berbagai wilayah di Indonesia. Dan kebeneran banget di Purbalingga juga bakal digelar Movie Day ini. tepatnya Sabtu, 6 September 2014. Kegiatannya diisi dengan talkshow membahas isu korupsi dengan perwakilan KPK, Workshop Citizen Journalism dengan pembuat film dan wartawan, serta pemutaran film – film nominasi ACFFest 2013. Terus juga bakal banyak booth lho di venuenya, kayak Booth KPK, News Room, Pameran Foto dan Video “Citizen Journalism”, Photo Wall, dan Pusat Informasi ACFFest. Wuiiiih, jadi makin nggak sabar ya. Apalagi kalau melihat daftar narsum yang direncanakan hadir pasti jadi bikin kita makin mengalihkan agenda lain. Serunya lagi, sehari sebelum MovieDay, juga akan hadir perwakilan dari ACFFEST, KPK, MSI serta CLC yang bakal ada ngobrol-ngobrol sore di studio Ardi Lawet FM. Catat harinya Jumat, 5 September 2014 jam 15.00 s.d selesai. Ada banyak info, banyak ilmu dan banyak hadiah. So, tungguin ya...

Rabu, 27 Agustus 2014

Purbalingga jadi tuan rumah MHQ XI tingkat Provinsi Jawa Tengah lho,....


Kerabat Muda, Purbalingga terhitung 26 Agustus kemarin menjadi tempat dihelatnya Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren XI Provinsi Jawa Tengah. Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) adalah salah satu kegiatan yang sangat menunjang dalam peningkatan kualitas pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Dan semalam telah dilangsungkan Pembukaan MHQ XI di Alun-alun Purbalingga.


Pembukaan lomba menghafal Al Qur’an bagi kalangan pondok pesantren di Jawa Tengah ini, ditandai pemukulan bedug oleh Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko bergantian dengan Ketua Lembaga Penyelenggara Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah Nur Ahmad, Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, Wabup Tasdi dan Ketua Panitia MHQ Imam Subijakto.

Gubernur Ganjar Pranowo melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wagub Heru Sudjatmoko menilai, penyelenggaraan MHQ sangat pas dengan situasi masa sekarang dimana terdapat era transisi pemerintahan. Sementara Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan MHQ yang diselenggarakan selama tiga hari (26-28/8), merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukuwah islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap isi kandungan Al Qur’an utamanya di kalangan pondok pesantren.

Sementara itu saat menyambut dalam opening ceremony MHQ, menurut Ketua LPTQ Jawa Tengah, Nur Ahmad, pelaksanaan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) ini adalah yang termegah dibanding pelaksanaan MHQ sebelumnya.“Saya tidak tahu anggaranya berapa. Tapi yang pasti penyelenggaraanya luar biasa. Ini MHQ paling meriah dari 10 MHQ yang pernah ada,” ujar Nur Ahmad sembari menawarkan kabupaten/kota lainnya untuk menjadi tuan rumah MHQ berikutnya. Nur Ahmad juga memastikan, penyelenggaraan MHQ di Jawa Tengah yang sudah ada sejak 2002,merupakan satu-satunya di Indonesia. Tidak ada provinsi lain yang menyelenggarakan kegiatan serupa. Bahkan, kegiatan semacam MTQ pelajar, MTQ mahasiswa dan MHQ pesantren telah menjadi ciri khas provinsi Jawa Tengah.Musabaqoh dilaksanakan di tiga majelis yakni majelis 1 di aula Uswatun Khasanah Kantor Kementerian Agama, majelis 2 Pendapa Cahyana, dan majelis 3 Pendapa Dipokusumo.

Sebelumnya, ba'da Ashar juga telah digelar pawai ta'aruf peserta MHQ yang dimeriahkan berbagai potensi kesenian di Purbalingga di sepanjang jalur 'kota' Purbalingga.Selain itu panitia lokal juga menggelar Bazar produk UMKM Purbalingga di ALun-alun selama berlangsungnya MHQ. Sedangkan agenda hari ini adalah lomba qasidah yang akan diikuti oleh 18 peserta kecamatan di kabupaten Purbalingga. 










MHQ akan kembali ditutup oleh Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko pada Kamis (28/8) sekitar jam 09.00 pagi dan rencananya akan kembali disiarkan langsung melalui 96,3 LPPL Ardi Lawet FM.