Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Agustus 2016

TWEE BAND, berdua tawarkan pop yang nge-rock



Suasana kental reunian begitu terasa dalam promo album Twee Band, Sabtu malam (13/8) kemarin. Band yang terbentuk sejak 2002 lalu ini melangsungkan promo di kota keduanya, Purwokerto.


Dengan lines up Uko Wijaya (vocal & guitar) dan Didi Permadi (back vocal & drum), Twee Band menyapa dengan Indonesia Pusaka sebagai nomor pembuka. Dilanjutkan dengan 8 track dari album mereka ini. Riuh makin terbangun saat "Biar Saja" mengalun ditengah-tengah pengunjung Nice Time Caffee Purwokerto pada malam yang diguyur hujan itu.

"Biar Saja" menjadi single hits album Reunion yang diciptakan oleh Uko saat sedang travelling. "Daripada sumpek pas di jalan, ya mending sambil nyipta notasinya. Dan Dix (Didi) yang bikin musiknya jadi keren", kata vokalis jangkung ini saat radio visit Sabtu sorenya.

Twee Band merupakan band dengan konsep duo. Dengan mengusung janra pop yang nge-rock, mereka telah lebih dulu melaunching album "Reunion" di Surabaya Mei sebelumnya. Pemilihan tajuk ini bukan tanpa alasan. Setelah vakum 14 tahun, mereka mencoba kembali membuat project bersama. Diawali dengan lagu "Biar Saja", Twee Band kembali mengibarkan nama mereka. Dengan menggandeng beberapa additional player ternama termasuk pengisi bass track Rival Himran (Pallo), mereka berharap bisa memberikan warna berbeda di blantika musik Indonesia.
  
Beberapa karya Twee Band pun kini telah dapat dinikmati dalam bentuk Movie Video. Sebutlah diantaranya "Biar Saja" dan "Bila". Setelah di kota kelahiran sang drummer, Twee Band akan melanjutkan promo album Reunion di kota Palu. (nta)

Twee Band
T : TweeBand_IND

Selasa, 27 Oktober 2015

Nyali terakhir Julie Estelle

Kerabat Muda, kemarin udah denger kan sebuah nada yang agak-agak gloomy gemana gitu yang berjudul "Nyali Terakhir" ? 

Nah, itu beneran lho dinyanyiin sama aktris cantik Julie Estelle yang juga berperan sebagai Kemala Dahayu Larasati (Laras) di Film Surat dari
Praha. Yap, nada ini emang jadi OST dari Film Surat dari Praha yang serentak diputar pada Senin
(26/10). 

Selain menyanyi, Julie juga turut bermain piano untuk mengiringi Lagu ‘Nyali Terakhir’yang tidak hanya sekedar soundtrack tapi juga akan menjadi elemen utama dalam cerita. ‘Nyali Terakhir’ yang telah ditampilkan pada Konser 20 Tahun Glenn Fredly pada 17 Oktober 2015 lalu mengundang antusiasme yang begitu besar dari para penggemar.
 
Julie Estelle yang mengakui bahwa menyanyi merupakan hal di luar zona nyamannya. Biasanya Ia hanya berakting, tapi dalam film ini ia harus melakukan sesuatu yang berbeda. “Ini adalah pengalaman rekaman pertama saya. Untuk menghilangkan nervous, saat rekaman Glenn juga berusaha membangun atmosfer dan suasana menyenangkan agar saya rileks dan bisa menyanyi dengan baik. Sebuah kehormatan bisa didirect langsung oleh Glenn.”

Surat dari Praha merupakan produksi terbaru dari Visinema Pictures dan Tinggikan Production yang dibuat sebagai retrospektif Angga Dwimas Sasongko terhadap 20 tahun Glenn Fredly berkarya. Film ini akan menjadi proyek kolaborasi ketiga antara Angga dan Glenn sebagai Music Produser dengan mengambil latar kota Praha yang romantis. Film ini diangkat i nspired by a true event and Glenn Fredly's Songs, a Love Story by Angga Dwimas Sasongko.

Surat dari Praha berkisah tentang rekonsiliasi dua generasi terhadap sebuah peristiwa masa lampau. Larasati (Julie Estelle) terpaksa menghantarkan sebuah kotak dan sepucuk surat milik Sulastri (Widyaswati) untuk Jaya (Tyo Pakusadewo) di Praha. Surat dari Praha juga turut dibintangi Rio Dewanto dan Widyawati. Surat dari Praha telah menyelesaikan syuting pada Agustus 2015, dan kini tengah dalam proses pascaproduksi.

Suka sama nadanya ? Sudah mulai bis akmu request per hari ini ya Kerabat Muda,... :)

Kamis, 13 Agustus 2015

Sayang Gamma1



Gamma1 balik lagi sama single terbaru berjudul Sayang. Dengan gaya seolah saling bertutur mereka berdua mengisahkan rasa rindu. "Ini ceritanya tentang kangen sama seseorang tapi terkendala waktu, kesibukan. Dan ini bikin ceweknya ngambek. Jadi si cowok pun cari-cari cara agar ceweknya nggak marah", bocor Gamma1 pas phone live interview Kamis 13 Agustus 2015 di #RequestTime tadi sore.


Nah, yang suka ama nada Pop Melayu boleh nih jadiin playlist favorit nada persembahan Trinity Optima Production ini.

Kamis, 06 Agustus 2015

LYLA "Kehabisan Waktu" di RequestTime



Pasti sedih banget ya Kerabat Ardi Lawet, ketika suatu relationship yang sudah punya rencana jauh kedepan harus berhenti. Nah rasa sentimentil itulah yang dibangun Lyla melalui single teranyarnya "Kehabisan Waktu" yang serentak diputar di 120 radio di Indonesia Kamis ini, 6 Agustus 2015. Nada ini ciptaan Fare Lyla berdasar pengalaman pribadinya lho. Hehe,....

 Lyla saat phone live interview

Melalui phone live interview-nya bersama Punggawa Siar Maharani di #RequestTime tadi Naga mengungkapkan jika nada ini merupakan sesuatu yang baru. Gemana maksudnya ya ? "Album ini jadi penanda Lyla dengan label yang baru juga team yang baru. Kami banyak dibantu Krisna Sadrach sehingga menghasilkan sound yang terdengar berubah", ujar Naga. Intinya sih terasa banget ada pendewasaan dari album mereka sebelumnya. Albumnya akan rilis September 2015 nanti dan khusus video klipnya akan dirilis sehari setelah pemutaran serentak yaitu Jumat, 7 Agustus 2015 via chanel YouTube Trinity Optima Production selaku label mereka.


So, jangan sampai kehabisan waktu untuk menyimak nada ini ya.