Tampilkan postingan dengan label Persibangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persibangga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Oktober 2012

Kesiapan Persibangga sambut Persib Bandung

Kerabat Muda dan Sport Lovers tadi sore Kerabat Kita menghadirkan Genearl Manager Persibangga Purbalingga, H Rochman Supriyadi a.k.a Pak yadi untuk ngebahas seputar pertandingan kontra Persib Bandung besok. Yang nggak sempet simak, yuk kita intip hasil obrolannya tadi bersama punggawa Siar Dimas Anggoro.
02e4ed89aa47622568ca651419cc9eae_dsc_0000571

Ditulis oleh : Anita Pithaloka

Tujuan diselenggarakannya Super Big Match ini ?
Pertandingan exsibishi ini untuk mengenalkan pada masyarakat Purbalingga, bahwa saat ini team Persibangga sudah berada di liga profesional atau menjadi bagian team Profesional Indonesia. Oleh karena itu euphoria, nuansa pertandingan dan budaya masyarakatnya sudah harus dikenalkan dengan yang level-level professional. Biar memasyarakat.

“Super Big Match Persibangga vs Persib Bandung” dari judulnya aja sudah pasti bikin pencinta bola nggak pengen melewatkan neh. Nah, bisa diceritain nggak ne asal muasalnya sampai bisa mengundang tim Maung Bandung ini ke sini?
Jadi setelah vakum beberapa bulan sejak sebelum puasa, kami paham jika pencinta sepakbola di Purbalingga cukup haus akan comebacknya team kesayangannya ini. Sekaligus keinginan kami dari management untuk memberikan suguhan hiburan pada masyarakat dan juga menyajikan sesuatu yang spektakuler dengan menghadirkan team sekelas Persib Bandung.
Saat itu kami ada dua opsi team yang akan diundang, yaitu Persija Jakarta atau Persib Bandung, karena keduanya merupakan team paling elit di Indonesia. Namun akhirnya pilihan jatuh ke Persib Bandung. Dan ini sangat jarang lho terjadi di Indonesia.

Dari awal menghubungi management Persib butuh waktu berapa lama sampai akhirnya tawaran uji coba ini disetujui ?
Awalnya karena komunikasi kami dengan jajaran pelatih Jajang Nur Jaman cs dimana mereka adalah rekan-rekan kami dulu saat sama-sama membina sepakbola. Selain itu, disini juga ada mantan pemain Persib Bandung, Bp. Tatag Triyodi , sehingga tercetuslah ide Super Big match ini. Tanggapan pertama pelatih “oke”, pemain “oke”, namun semua keputusan ada di management mereka.
Kebetulan management Persib ini orangnya sangat selektif dalam memilih mitra tanding dan sangat menjaga kebugaran teamnya. Sampai-sampai masalah uji coba ini harus dirapatkan dua tiga kalinya untuk mendapat keputusan iya atau tidak. Dan keputusan pastinya baru kita peroleh 3 Oktober kemarin. Begitu dapat keputusn “YES” langsung kami membentuk kepanitian dibawh naungan PT Persibangga Sportama

Untuk sebuah persiapan pertandingan super big match waktu segitu mepet nggak sih ?
Perlu diketahui bersama jika kami sekarang memiliki PT Persibangga Sportama, dengan sistem menagement yang beda dengan saat bernaung dibawah Pengcab yang pendanaannya bermuara dari APBD. Karena sudah PT, maka keuangan ya sistemnya swasta, management juga swasta sehingga sistemnya lebih cepat. Dan waktu segitu pas tidak terlalu cepat tidak terlau lama.
Terus persiapan sampai saat ini bagaimana ?
Tiket pada H-4 ini (11/10) sudah dijual di Stadion Guntur Daryono Purbalingga, sejak jam 10.00 sampai 18.00 setiap harinya sampai hari sabtu besok.
Terus pada hari H nanti, semua pintu juga akan dibuka semua (12 pintu) agar penonton lebih leluasa masuk dan tidak terjadi penumpukan di luar.

Persib bandung meski bukan juara liga dalam beberapa tahun terakhir, tetep aja bukan tim kecil ya,… terus gemana persiapan Persibangga untuk menghadapinya ?
Persib memang bukan juara ISL, tapi Viking itu menjadi suporter 20 besar dunia dari segi fanatismenya, jumlahnya, eksistensinya.
Kemudian pemainnya juga pemain bintang ya dengan rata-rata kontrack diatas 1 M setahun. Managementnya sudah matang.
Dan jujur sya, kami ingin jadi seperti mereka. Gini aja deh, filosofinya dimana sebuah team yang sering bertanding dengan team level diatasnya, maka team tersbut akan menggantikan posisi team besar tersebut nantinya . Tentunya dnegan konsistensi dan keseriusan semua yah,..

Mengenai 3 pemain asing yang disertakan,… apakah mereka juga nantinya yang akan jadi bagian dari Persibangga atau hanya untuk uji coba ini saja?
Team yang akan bertanding besok adalah untuk persiapan divisi utama, jadi nanti bisa dilihat gambarannya dalam pertandiamngan besok.
Lines up : Suhaimin (GK), Endi haryanto, Triyono Putra, Fauzan fajri (Back), Suwarno, Inggit P., Muh. Faisol Arif, Farikhin (MF yang kembali lagi ke Persibangga), Nanto, Rizki Yulian s, Galih Tri , Asep Rudiyanto, Ortega, Gunaryo, Heri N Yulianto, Saptono (3 nama terakhir adalah striker terbaik milik Jateng) plus 3 pemain asing yang cukup tenar bagi public.
Mengenai 3 pemain asing ini, team masih sedang melakukan seleksi. Karena ada 6 pemain asing yang melamar bergabung dengan Persibangga. 3 dari Nigeria dan 3 dari Kamerun . Tapi tetap seperti niatan awal, hanya 3 pemain saja yang diturunkan.

Kepastian mengenai kedatangan pemain bintang Persib Bandung ?
Iya, kabarnya Cecep S, I Made Wiryawan, Maman, Abanda, Atep, Hariono, Messi (pemain baru yang special), Kenji Ichihara, dan jajaran seluruh pemain top menurut management akan diturunkan. Dan mulai Sabtu (13/10) mereka sudah bias disaksikan dalam sesi latihan di Guntur Daryono, dan bisa foto bersama.

Agenda mereka apa saja disini ?
Saat datang mereka akan dijemput vooridjer dari pemusatan TC mereka di Ciamis,. Kemudian sampai di perbatasan Jompo sekitar jam 12.00 siang akan dijemput Viking Barlingmascake sekitar 100 orang dan Bralingmania yang akan konvoi sampai ke mess di Owabong Cottage.Kemudian pada jam 3 sore akan kirab dari Owabong melalui Alun-alun dan langsung ke stadion. Karena mereka tim besar yang sorenya coba lapangan, minggu pagi foto bersama di Owabong dan sorenya pertandingan. Kemudian Senin pagi mereka bertolak dari Purbalingga.

Soal tiket, bagaimana dengan kesiapan panitia untuk antisipasi tiket besok? Saya denger pada pertandingan kemarin sempat ditemukan tiket palsu neh.
Panitia dapet pelajaran dari pertandingan sebelumnya. Dan Insya Alloh dengan hologram dank ode khusus tiket palsu akan dapat diatasi oleh panpel (porter) yang bertugas. Dan Jadi, mohon bagi yang sudah biasa memalsukan tiket mohon di top saja. Karena perlu diketahui bersama “BELI TIKET PERTANDINGAN PERSIBANGGA YANG ASLI = MEMBERI NYAWA BAGI PERSIBANGGA”. Karena melalui uang pembelian tiket itulah, keberlangsungan team dapat diteruskan.

Jumlah tiket? Harga? kapan mulai bisa didapatkan?
VIP : Rp. 60.000,- sejumlah 700 lembar dengan nomor tempat duduk
Tribun umum Rp. 20.000, - sejumlah 12.000 lembar.
Dan tiket sudah bisa didapatkan hari ini juga (11/10)
Jika penonton membeludag, Panpel dan Persib sudah sepakat membuka bench. Sehingga nayman untuk semua.
Tiket bisa didapatkan di :
- Stadion Guntur Daryono
- AL Classico sport Bukateja
- Bojongsari
- Toko Sport di Perempatan Mandiri Purbalingga
- Kantor Suara Merdeka Purwokerto
Dan Insya Alloh di Ardi Lawet FM mulai besok pagi (12/10)

Diperkirakan berapa jumlah Viking yang ikut ke Pbg ?
Yang jemput si kemungkian 100, tapi saat pertandingan kita pastikan akan banyak yah,… Bagi penonton umum tenang saja, smua pasti aman karena Viking dan Bralingmania bersahabat. Semakin banyak Viking, maka akan semakin seru atmosfir pertandingannya.

Ada yang special nggak buat penonton yang menyaksikan pertandingan 14 Oktober besok? Ada hadiah, quiz atau apa gitu ?
Rencananya mau ada penalty berhadiah handphone saat turun minum. Jadi kita ingatkan untuk penonton, sobekan tiket jangan dibuang ya,… Karena itulah yang nantinya akan jadi tiket untuk bisa melakukan penalty-nya dan sekaligus bisa bersalaman dengan pemain.

Harapannya ? Himbauan ?
Harapannya semua akan berlangsung tertib dan aman. Terus, semua masyarakat juga bisa meneruskan promosi team Persibangga sehingga nama dan keberadaannya terus eksis.
Kalau himbauan :
- Penonton harap membeli tiket sedari sekarang, suapaya tidak terjadi penumpukan saat hari H.
- Penonton datang sebelum waktu pertandingan (sekitar jam 2 siang) supaya bisa mendapatkan lokasi yang nyaman
- Sesi foto bersama pemain bisa dilakukan pada Minggu pagi di Owabong Cottage.

Jumat, 15 Juni 2012

NGGAK ADA SESI FOTO BARENG TIMNAS DI PURBALINGGA

Kerabat Muda, tadi sore (Jumat, 15 Juni 2012) jam 16.10 17.00, Kerabat Kita menghadirkan Mas Indaru selaku wakil ketua panitia pelaksana pertandingan persahabatan Persibangga vs Timnas U-22. Kayak gemana hasilnya ? (ditulis oleh : anita pithaloka)

Andin : gemana sih Mas In, awalnya bisa menggelar laga persahabatan antara Persibangga dengan Timnas U-22 ? Apa karena kesuksesan di gelaran sebelumnya (Persibangga vs Timnas U-19) ?
Indaru : Tepatnya begitu. Kita dinilai sukses baik oleh Pengcab, PSSI Kabupaten Purbalingga maupun oleh pihak PSSI. Indikasinya penonton yang luar biasa, disamping itu juga prestasi Pak Tasdi selaku ketua Pengcab ditawari sebagai asiten Timnas U-19, sehingga itu menjadi titik poin. Berangkat dari itulah kemudian ketika ada rapat-rapat harian pengurus Pengcab terpikir kemudian mengundang U-22 yang lagi pemusatan latihan di Jogja. Kebetulan direspon baik oleh PSSI dan diijnkan. Sekarang (Jumat, 15 Juni 2012) posisi pemain Timnas & Pelatihnya Aji Santoso & Widodo C.Putro sudah ada di Purbalingga. Minus Andik Vermansyah yang tengah cedera. 

Andin : Pendukung Timnas U-22 kan bisa jadi lebih banyak dari U-19. Bagaimana panitia mengantisipai kemungkinan penonton membludak ?
Indaru : Berangkat menghadi pengalaman dari U-19, kita akan lebih professional. Karena ini sebagai training bagi panitia sebelum kita memasuki divisi utama. Besok kita, tanggal 17 akan sangat ketat dalam penyelangaraan. Yang berhak masuk hanya yang mempunyai tiket. Jadi disini kita akan tegas. Semua orang harus membayar. Tidak terkecuali. Artinya bahwa karena ada keluarga karena teman, maaf beberapa pejabat membawa keluarga juga tidak boleh.

Andin : kabarnya kemarin (saat lawan U-19) memang banyak yah kejadian begitu ?
Indaru : kemarin itu profesionalisme kita belum sempurna. Pertama dari estimasi tiket kita keliru, sampai kehabisan tiket. Kedua, banyak kebocoran-kebocoran, sehingga diini kita akan lebih focus ke portir untuk kemudian tegas.

Andin : kenapa ada kenaikan harga tiket VIP dari Rp.30.000,- menjadi Rp. 60.000,- ?
Indaru : Pertama , karena penonton VVIP akan diberi kenyamanan. Jadi tidak akan berjubel, persis sejumlah tiket itu dan tidak ada pedagang sliwar sliwer. Total tribun VIP hanya 600 orang,kecuali di podium pejabat yang kita undang yah. Dengan naik Rp.30.000,-, penonton VIP akan mendapat kenyamanan.

Andin : Agenda pemain Timnas di Purbalingga apa aja Mas In sampai hari minggu ?
Indaru : Ya, mereka hari ini stay di Owabong, dan sore ini mencoba latihan di lapangan. Dan besok (sabtu) akan ada kirab keliling kota sekitar jam 2 siang. Kemudian malamnya rencana akan ada welcome party dengan para tokoh bola, pejabat & anggota DPRD.

Andin : Apa neh persiapan-persiapan untuk laga akbar ini ?
Indaru : pertama kita akan merepkan sebuah system yang cukup ketat. Profesional yang kita mulai dari sisi portir. Kita akan menyewa pihak profesional supaya jangan sampai terjadi kebocoran seperti di pertandingan sebelumnya, sehingga ada yang merasa dirugikan. Yang kedua, kami juga akan profesional untuk meminta keamanan dari pihak kepolisian agar pertandingan tetap aman & kondusif di dalam dan luar lapangan. Yang ketiga,. kita akan lebih profesional dalam untuk menyiapkan bagi VIP karena harganya cukup tinggi dengan steril dari pihak-pihak yang tidak punya tiket. Bahkan di depan VIP hanya akan ada panpel tidak ada yang lain. 

Andin : Tiket untuk Bralingmania bagaimana ?
Indaru : Ya, sebenarnya disiapkan sekitar 2.500 bagi Bralingmania dengan harga special, bisa nanti koordinasi dengan korwil-korwil Bralingmania yang sudah terbentuk di kecamatan. (Ket : Saat penulis meluncur ke Stadion untuk mengecek tiket, ternyata memang tiket khusus Bralingmania di Stadion sudah terjual habis)

Andin : Ada sesi foto-foto nggak hehe?
Indaru : Kebetulan pihak Timnas tidak mengijinkan ada foto-foto di lapangan usai pertandingan. Sebelum dan pasca pertandingan mereka berharap ada privasi tidak seperti saat U-19. Jadi, masyarakat bisa memotret mereka saat kirab saja.