Selasa, 18 Februari 2014

SEBAGIAN PESERTA LPP 2014 TERNYATA PENYIAR DI RADIO SEKOLAHNYA

Memasuki satu dekade, LPPL Ardi Lawet FM menghelat Lomba Penyiar Pelajar 2014. Bertemakan “time to action”, Ardi Lawet mengajak pelajar SMP & SMA untuk berani beraksi layaknya penyiar radio sungguhan. Dengan membaca naskah siaran yang sudah dipersiapkan, puluhan peserta tampak antusias mengikuti.
AL coba
Salah seorang peserta Emi Ulan Nestifah mengaku jika motivasinya mengikuti lomba ini adalah pelatihan dasar-dasar broadcasting jika menang nanti. “Soalnya pengetahuanku terkait itu masih minim banget”, ungkap pelajar MAN 1 Purbalingga yang juga menjadi penyiar di radio sekolahnya ini.

Tidak hanya mendapatkan pengetahuan soal broadcasting para pemenang nantinya pun akan memperoleh hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, paket special serta magang di Ardi Lawet selama beberapa pekan. Kriteria penilaian meliputi intonasi, artikulasi, kelancaran dan improvisasi. Dari sekeluruhan peserta nantinya akan diambil 5 juara yang akan diumumkan pada 9 Maret 2014 bertepatan dengan perayaan 10 tahun Ardi Lawet FM.

Dan selama proses audisi, peserta harus merekamkan suaranya di radio Ardi Lawet FM. Rekaman dilakukan diluar jam sekolah sampai tanggal 5 Maret 2014. Dan sejak 10 Februari kemarin, para peserta sudah mulai dapat mendengarkan hasil rekaman suaranya sendiri diputarkan di jam-jam tertentu.

“Hasilnya bisa disimak melalui 96,3 FM pada jam 06.00 sampai 06.30 atau jam 19.00 – 20.00 setiap Senin- Sabtu”, ujar salah seorang panitia yang juga Punggawa Siar Ardi Lawet, Bagus Permana.

Belum ikutan juga ? Segera daftarkan diri, selama kesempatan masih ada. Pendaftaran dan rekaman ditutup sampai 5 Maret 2014. Kontribusi peserta hanya Rp. 15.000,-. Info lengkap hubungi 0281-891122 ext 168 atau langsung ke studio Ardi Lawet di jalan Jambu Karang no.6 , Kompleks Pendopo Dipokusumo Purbalingga. (pit)

Sabtu, 01 Februari 2014

LOMBA PENYIAR PELAJAR 2014

Apa kabar Kerabat Muda,...

Nah, berhubung baaannnyyyyaak banget yang suka nanyain "kapan sih Kak, Ardi Lawet buka kesempatan buat penyiar remaja ?", so jadilah team kreatif menggelar Lomba Penyiar Pelajar 2014 (LPP 2014). Setelah bertahun-tahun event serupa tak juga dihelat di area Banyumas Raya, LPP 2014 yakin akan bisa mengawali event sejenis pada era ini. *Ini bukan sombong lho, cuma agak narsis dikit. (Yaelah, apa bedanya ya ? Haghaghag..)

Biar lebih jelas cek aja infonya disini ya.


Selasa, 19 Maret 2013

PESTA DANSA


Sabtu, 16 Maret 2013 kembali Jamaican Roots & Culture Community mempersembahkan event akbar bertajuk PESTA DANSA. Sebuah event silaturahmi yang kali ini menggandeng banana b.e.a.t sebagai promo tour.

Dalam perhelatan tersebut dihadirkan Duta Reggae Indonesia, Ras Muhamad yang kali ini tetap bersama Easy Skankin. Selain Ras Muhamad juga turut andil band Purwokerto yang juga mempunyai nama besar, yaitu Counter Rasta, One Step Beyond dan juga LodSe.

Pukul 19:45 waktu setempat acara di buka oleh penampilan Counter Rasta. Sudah tidak di ragukan lagi penampilan salah satu band yang pernah ikut serta dalam kompilasi Indonesia Reggae Revolution yang juga terdapat Ras Muhamad didalamnya. Dengan durasi sekitar 45 menit Counter Rasta menghibur audience yang sedari tadi sudah mulai memadati venue.

Berakhirnya Counter Rasta, Pache Sabian dan Worodharu yang bertindak sebagai MC mulai menyapa para reggaeman dengan candaan khas nya yang dilanjutkan dengan penampilan band 2-tone SKA Purwokerto. One Step Beyond, yang kali ini hanya menghadirkan jonggol sebagai vokalis. Tidak diragukan lagi band SKA yang beberapa kali mewakili Purwokerto di kancah SKA nasional ini karena mereka berhasil membuat para audience menaikkan tempo dalam berdansa.

Dengan durasi yang sama sekitar 45 menit, One Step Beyond pun mengakhiri penampilan nya dan dilanjutkan dengan performa LodSe. Band yang sudah lebih dari 17 tahun ini berdiri pun menjadi band yang mempunyai basis massa banyak di Purwokerto. Beberapa lagu LodSe suguhkan dan hampir semua lagu di iringi backing vokal dari semua penonton yang hadir.

Tiba waktunya untuk Ras Muhamad tampil, dengan di awali dengan lagu Indonesia Raya sebagai intro membuat suasana khidmat di venue dilanjutkan dengan soundbwoy dibarengi dengan Ras Muhamad yang naik ke panggung dan mulai menghibur insan reggae yang hadir. Rambut gimbal panjang nya Ras Muhamad lah yang menjadi pusat perhatian selain lagu-lagu nya yang syarat dengan pergerakan rastafari.



Duabelas lagu Ras Muhamad bawakan beserta lagu terbaru Negeri Pelangi yang juga terdapat dalam buku dengan judul yang sama. Dalam lagu di buku tersebut, Ras Muhamad berkolaborasi dengan Tony Q.

Setelah mengakhiri penampilan nya dan turun dari panggung, Ras Muhamad pun masih sempat menyapa insan reggae yang menemui nya dari balik barikade pembatas antara panggung dan penonton.


(kontributor : Lij Imam Nurrokhman)